"Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu."
Matius 11:28

Jumat, 17 Mei 2013

Pengejar Fasilitas


Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!”
(Roma 11:36)


Masih melekat diingatan saya saat pertama kali saya diajak kedua orang tua saya naik kereta api menuju kampung halaman ayah saya. Seperti anak-anak kecil lainnya, kala itu yang ada dibenak saya sebelum kepergian dari Jakarta menuju Yogyakarta adalah bagaimana rasanya naik kereta api. Otomatis apa yang dipikiran saya tidaklah sama dengan apa yang ada di pikiran orangtua saya. Mereka tentu berpikir bagaimana senyaman dan secepat mungkin sampai di Yogyakarta, sedangkan saya lebih menyenangi dan menikmati kepada fasilitas penunjang bukan tujuan yang akan dicapai.

Jika kita membaca apa yang dituliskan oleh Paulus kepada jemaat di Roma, Paulus ingin mengingatkan kembali kepada jemaat di Roma bahwa segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan selama-lamanya!  
Namun apa yang banyak kita lihat sekarang? Atau mungkin kita alami saat ini? Tidak sedikit orang percaya yang lupa tujuan, tidak sedikit orang percaya yang memiliki karakter seperti anak-anak kecil yang lebih menyenangi  fasilitas dunia ketimbang tujuan akhir kekekalan.
Banyak orang kini tidak menyadari bahwa ‘segala sesuatu’ mulai dari hidup kita, talenta, kemampuan, kekuatan, kesehatan, kepintaran, kekayaan, keluarga, dan lain sebagainya adalah dari Tuhan, oleh Tuhan dan kepada Tuhan di tujukan. Yang kesemuanya itu untuk kemuliaan Tuhan kita Yesus Kristus!

Anehnya kita lebih terfokus kepada fasilitas dunia, merasa hebat dengan fasilitas itu, supaya dikatakan orang Kristen yang diberkati, hamba Tuhan luar biasa, pendeta besar.
Mari merenung sejenak… apa yang anda lakukan akhir-akhir ini? Apakah focus anda hanya uang, kekayaan materi, jabatan, pengakuan, fasilitas dunia?
Tuhan inginkan apa yang ada pada diri kita, ditujukan untuk kemuliaan-Nya.


“Tujuan kita adalah berhenti di stasiun sorga, bukan tinggal di kereta”
       

Tidak ada komentar:

Posting Komentar