"Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu."
Matius 11:28

Sabtu, 18 Mei 2013

Hanya untuk MONYET (Jangan ditiru..)

Para pemburu monyet biasanya akrab dengan menggunakan ide-ide yang cukup unik dan brilian. Mereka menggunakan buah kelapa yang dibolongkan seukuran tangan para monyet ini. Di dalamnya diberikan kacang tanah atau makanan yang disukai oleh monyet setempat. Monyet yang terpancing biasanya akan mengambil makanan kesukaannya tersebut kemudian menggenggamnya dalam tangannya. Saat ia mencoba untuk mengeluarkan tangannya dari dalam buah kelapa tersebut, maka ia akan kesulitan sepanjang ia tetap memegang makanan itu.
Dalam keadaan seperti inilah si monyet memiliki dua pilihan; apakah ia akan membuka kepalan tangannya dan berhasil lari dan naik ke atas pohon dengan lincah, atau ia tetap memegang makanan di dalam buah kelapa tersebut sambil harus bersusah payah bergerak dengan buah kelapa di tangannya.
Silahkan anda tebak... mana yang monyet pilih? Ia akan tetap mengepalkan tangannya sambil bersusah payah hingga jatuh-jatuh dengan buah kelapa di tangannya.
Dengan kata lain, si monyet akan memilih tertangkap walaupun sebenarnya ia juga bisa memilih keadaan sebaliknya. Memang... monyet.. monyet.. itulah gaya mereka!

Saya percaya tidak ada diantara kita yang seperti para monyet di atas (jangan bilang-bilang mereka kalau saya ceritakan hal konyol ini kepada anda). Cerita di atas adalah salah satu kebodohan para monyet yang tidak perlu kita tiru dalam kehidupan nyata ini.

Dalam kehidupan nyata ini, kita diperhadapkan dengan pilihan dan resiko yang akan mengikutinya. Oleh sebab itu pikirkan baik-baik apa yang kita pilih, karena disitu terletak hasil yang akan mengikutinya. Jika kita harus rela mengorbankan "makanan" dalam genggaman kita untuk dapat meraih sesuatu yang lebih besar di hadapan kita.
Ingat!! Cerita di atas hanya untuk monyet. Jangan ditiru!

God Bless You...